Lepas Dari Penjara (Cerita 2 : Awal Buku Harian)

Ah, kenapa ini terjadi lagi padaku? Baru 2 hari bersih dari pornografi. Ternyata kembali relaps. Ah. Susah dan berat sih emang.

Ohya, kenalan dulu ah. Hai, namaku Andi. Sekarang tinggal di Jakarta.

Mungkin, aku harus memulai dari bagaimana ini semua terjadi. Jadi, aku sendiri memang mengenal namanya Pornografi dari teman-temanku di asrama. Kebetulan, aku sendiri sempat menghabiskan masa SMA yang entah indah atau tidak. Ya, aku hanya bawa pulang kecanduan di sini, bukan kenangan.

Perlahan-lahan, mereka bilang kayak gini,
"Lo ga nonton bokep mah ga jantan bro."
"Cowok itu memang hakikatnya nonton bokep loh, bro."
"Bokep sendiri sebenarnya natural. Toh, kalo lo nikah, lo bakal praktekkan apa yang ditawarkan di video itu toh."

Pada masa itu, aku sendiri mengiyakan apa yang mereka sampaikan. Sehingga, perlahan-lahan, aku inget tuh pas libur panjang SMA, ya aku coba tonton satu persatu. Awalnya sempat merasa jijik, tapi kenapa perlahan, kejijikan itu ibarat sebuah guilty pleasure bagiku.

Aku pun perlahan engaged ke hal tersebut, ya sampai sekarang lah. Itu awalnya terjadi sekitar 6-7 tahun lalu. Bayangin! Mungkin, sudah ratusan kali aku merasakan masa-masa dimana aku mesti relaps dan kembali mengonsumsi pornografi setelah mungkin hampir belasan hari ga nonton alias bersih.

Streak terpanjangku untuk bersih dari pornografi itu ya pernah sampai sebulan. Namun, pas kembali itu justru ya seolah2 terjebak lagi di siklus serupa. 5-6 hari bersih, terus dapat hasrat, ya relaps. Atas saran Farhan, aku pun mencoba mencari apa momen yang membuat kecenderunganku untuk relaps itu terjadi.

Pertama, rasa bosan dan kesendirian. It always happens to me lately. Gue yang sekarang ini berstatus sebagai pengangguran merasa kosong dan ya males ngapa2in dalam hidup ini. Itu juga yang turut menyebabkan kenapa dalam seminggu ini, gue udah tiga kali relaps. BAYANGKAN BRO!!! 3 KALI!!!

Kedua, stress. Terkadang memang ketika lagi stress, pasti banget sih kita mencari hiburan tersendiri. Ya, entah kenapa hiburan aku pun mulai seolah-olah terprogram bahwa setiap aku stress karena sesuatu hal, misalnya ditolak lamaran aku atau gimana. Ada suara hati yang bilang,

"Ditolak bro? Yaelah jangan stress. Nonton porno noh. Pasti enak lagi."

Mungkin, secara garis besar, dua hal tersebut masih menjadi faktor resiko kenapa aku sering bsnget relaps akhir-akhir ini.

Solusinya?

Mungkin, hal pertama yang kulakukan adalah mencoba sebuah aktivitas yang baru, atau setidaknya kembali melakukan aktivitas yang sudah lama tak kulakukan misalnya... olahraga, atau membaca buku-buku agama. Mungkin, akan lebih baik lagi, jika aku mengganti keseluruhan di rumah, misalnya, menata ulang kamar kos ataupun hal hal selain itu. Mengisi waktunluang dengan krgistan produktif, terutama menulis untuk mempertajam kemampuan menulisku kelak, berhubung sebagai jurnalis juga toh ini. Hehehe

Entar ah tulis lagi, bahas tentang pornografi lagi dan beberapa hal sekalian perjuanganku juga. Kira-kira apa ya yang bagus untuk dibahas? Hmmm..

Teman-teman, mungkin bisa nih minta bantuannya.

Comments

  1. kukira tulisan apaan? bokep 😭😭😭

    hati2 aja kalo kecenderungan kayak gitu. efeknya bahaya lo. :)

    ReplyDelete
  2. hmm....pornografi ya? Agak berat ini, bagaimana ntr nulis lagi tentang berbagai tips hilang dari jerat pornografi

    ReplyDelete
  3. Apa yaaa, hmmmm, mungkin makin mendekatkan diri ke Tuhan. Ikutin kajian, gaul sama org2 positif yg banyak aktivitas positif gtu kali yaaaa

    Soalnya katanya pornografis lbh susah dihilangkan ketimbang kecanduan rokok dll katanya

    ReplyDelete
  4. Relaps apaan sih bro? Jadi "aku" atau "gue". Anyway, kok saya serem ya dengan cerita ini. Addicted to porn banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe.. maafkan Andi yang memang kadang kalo nulis buku harian juga inkonsisten. Namanya menulis sesuai emosi kan.

      Delete
  5. Pornografi memang berbahaya. Bahkan pernah saya membaca kalau efek candunya lebih besar daripada narkoba. Solusinya ya menurut saya adalah menikah.

    ReplyDelete
  6. Saya salut sama usahanya untuk lepas dari candu. Semoga menemukan cara yang paling efektif untuk keluar dari penjara.

    Salah satu cara yang bisa saya sarankan adalah dengan berpuasa.

    Karena salah satu hikmah puasa adalah mencegah dari perbuatan dzolim. Termasuk ke diri sendiri.
    In syaa Allah.

    ReplyDelete
  7. Sudah saatnya Andi berani mengakui kalau dia punya masalah, cari tempat untuk konsultasi yang profesional.
    Solusi lainnya adalah menganti lingkungan, mencari teman-teman baru, selain tentu saja kembali memperkuat agama keyakinan kita.

    ReplyDelete
  8. Kalo dari cerita itu sih, aku lumayan salut sama usahanya si Andi buat lepas dari jerat kecanduan. Semoga emang segera terbebas dari "penjara" itu sepenuhnya ya.

    Ini cerita nyata kah? Atau kutipan dari buku yg ditulis sama pak dokter itu bukan sih?😂

    ReplyDelete
  9. Saya rasa kecanduan porno memang kompleks. Apalagi yang udah bukan karna nafsu lagi. Tapi bener-bener candu yang otomatis ke-setting di otaknya. Ditambah akses untuk mendapatkan keporno-pornoan itu sangat mudah, variatif, bahkan gratis. Ngeri banget. Gak tau deh solusi apa yang tepat untuk ini.

    ReplyDelete
  10. hmmm... sebenarnya... yang kutau...
    hmmm gimana ya ngomongnya
    aku pernah dapat tuh secercah kalimat. tapi lupa kata2nya gimana

    hmmm wait
    hmm intinya: cara lepas supaya gak nonton video tsb adalah baca quran. kalo hari itu baca quran, biasanya gak akan tergoda nonton video. kalo hari itu gak baca quran, biasanya akan tergoda.
    duh dulu ada kata-katanya. aku lupa
    hahahaha

    ReplyDelete
  11. Sebenarnya menonton film biru tidak buruk buruk amat dampaknya bagi kesehatan jika dilakukan tidak terlalu sering, karena kadang kala tubuh pun butuh pelepasan rasa stress, stress yg tidak bisa diungkapkan hanya lewat kata2 dan salah satu cara paling cepat ya itu nonton tadi...

    Santai saja, setiap lelaki pun pernah nonton bokep, namun begitu jangan terfokus pada film bokep saja, nanti duniamu tersedot semuanya ke dalam. Dunia khayalan yg ditawarkan di film bokep...ya kayak film DON JON tuh, film yg mengangkat tema lelaki tg ketagihan nonton film porno..

    ReplyDelete
  12. Mungkin, hal pertama yang kulakukan adalah mencoba sebuah aktivitas yang baru, atau setidaknya kembali melakukan aktivitas yang sudah lama tak kulakukan misalnya... olahraga, atau membaca buku-buku agama. Mungkin, akan lebih baik lagi, jika aku mengganti keseluruhan di rumah, misalnya, menata ulang kamar kos ataupun hal hal selain itu. Mengisi waktunluang dengan krgistan produktif, terutama menulis untuk mempertajam kemampuan menulisku kelak, berhubung sebagai jurnalis juga toh ini. Hehehe

    Yang mungkin-mungkin ini dikerjakan saja, pasti sembuh nanti, tanpa relaps.
    Kuncinya kan di kesibukan fisik.

    ReplyDelete
  13. Sendiri itu memang tidaklah enak banget. Akan tetapi, kita harus membiasakan diri untuk berbaur dengan orang disekitar kak. itu kenapa ada bokepnya ya wkkw kayanya engga semua cowo nonton bokep cewe juga ada yg pernah nonton haha

    ReplyDelete
  14. kalau boleh tahu, dari pengamatan yang dilakukan. pornografi yang sering diakses sama anak muda Indonesia apa ya? soalnya aku lihat makin kesini jenisnya udah macem macem kan ya? klo kecanduan pengobatannya psikologis ya

    ReplyDelete
  15. Mungkin cari aktivitas-aktivitas di luar, ya, sama temen-temen gitu. Tapi temen-temennya jangan yang sama-sama suka bokep juga kali :D Jadi jangan di kosan terus. Akan lebih baik lagi kalau bisa ikut kajian-kajian keislaman atau keilmuan. Trus benteng terakhir puasa ya setahu saya. Dengan niat puasa yang sungguh-sungguh, insya Allah keinginan-keinginan buruk seperti nonton bokep bisa direm.

    ReplyDelete
  16. Kok serem sih :(
    Adiksi pornografi tuh serem banget, takutnya cenderung ke arah kriminal kalo gak bisa dikendalikan. Mungkin nextnya bisa ditulis mengenai penjelasan kecanduan pornografi menurut psikologi atau psikiater.

    ReplyDelete
  17. Ketagihan untuk hal2 yang kurang baik memang susah ya, mau lepas ada aja kepikirannya


    Kalo udah tau cara2 yg bikin hal itu terjadi lagi, ya berarti udah tau cara menanggulanginya.

    Misal td krn sepi. Ya berarti coba cari kesibukan baru, komunitas baru, kenal orang baru, sukur2 adaptasi di dunia yang bar, eh dpt jodoh sekalian,kan lumayan

    Asal jodohnya ngga ikut dianeh2in aja. Hehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih telah mengunjungi blog pribadi saya. Jika suka, jangan sungkan-sungkan lho untuk berkomentar. Salam kenal!

Popular posts from this blog

Nge-Diss dalam Hip-Hop (#PikiranGue Ep. 1)

YouTube Lawan Televisi (#CurhatGue ep. 03)

Apakah Eminem Layak Menjadi "King Of Hip Hop"?